<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" >
   <channel>
    <atom:link href="http://setyawara.webnode.com/rss/aksara-nusantara.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
      <title><![CDATA[AKSARA NUSANTARA - ]]></title>
      <link>http://setyawara.webnode.com</link>
      <language>en</language>
      <pubDate>Thu, 01 Apr 2010 11:38:00 +0100</pubDate>
      <lastBuildDate>Thu, 01 Apr 2010 11:38:00 +0100</lastBuildDate>
      <category><![CDATA[AKSARA NUSANTARA]]></category>
      <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
      <generator>Rubicus v2.0</generator>
      <managingEditor><![CDATA[setyawae@gmail.com (Setya Amrih Prasaja Tanaya)]]></managingEditor>
      <webMaster><![CDATA[setyawae@gmail.com (Setya Amrih Prasaja Tanaya)]]></webMaster>
      <item>
         <title><![CDATA[UNICODE AKSARA NUSANTARA]]></title>
         <link>http://setyawara.webnode.com/news/unicode-aksara-nusantara/</link>
         <description><![CDATA[



Indonesia memiliki berbagai aksara tradisional yang sudah digunakan sejak jaman nenek moyang kita dahulu. Mulai dari huruf Sunda, Jawa, Bali, Rejang, Lontara, dll. Namun pada saat ini, penggunaan aksara tradisional ini sudah digeser oleh penggunaan huruf latin dalam menyampaikan suatu informasi melalui tulisan.
&nbsp;
Namun, dengan pergeseran penggunaan aksara tradisional dengan aksara modern, kita tetap tidak boleh melupakan warisan nenek moyang kita. Pelestarian terhadap aksara...]]></description>
         <pubDate>Thu, 01 Apr 2010 11:38:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://setyawara.webnode.com/news/unicode-aksara-nusantara/</guid>
         <category>AKSARA NUSANTARA</category>
      </item>
      <item>
         <title><![CDATA[PAMERAN AKSARA]]></title>
         <link>http://setyawara.webnode.com/news/pameran-aksara/</link>
         <description><![CDATA[



Bandarlampung, VOI News.&#160; Sembilan provinsi di Tanah Air mengikuti pameran pelangi aksara nusantara di Museum Negeri Provinsi Lampung, pada 22 hingga 27 Maret 2010. Kepala Museum Negeri Provinsi Lampung, Pulung Suwandaru, di Bandarlampung, Senin, mengatakan bahwa kesembilan provinsi itu Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan dan Lampung sebagai tuan rumah. "Digelarnya pameran aksara itu menunjukkan adanya satu keinginan, satu tekad dan satu...]]></description>
         <pubDate>Thu, 01 Apr 2010 11:31:00 +0100</pubDate>
         <guid isPermaLink="true">http://setyawara.webnode.com/news/pameran-aksara/</guid>
         <category>AKSARA NUSANTARA</category>
      </item>
   </channel>
</rss>
